INNA ‘ADDATAS SYUHUURI ‘INDALLOHI ITSNAA ‘ASYARO SYAHRON ( Al ayah) ( At Taubah / 36)
"Sesungguhnya bilangan bulan bagi Alloh ialah 12 bulan"
12 Bulan itu adalah :- Bulan : Muharrom
- Bulan : Shofar
- Bulan : Robi’ul Awal
- Bulan : Robi’ul Akhir
- Bulan : Jumadil ‘Ula
- Bulan : Jumadil Akhiroh
- Bulan : Rojab
- Bulan : Sya’ban
- Bulan : Romadhon
- Bulan : Syawal
- Bulan : Dzulqo’dah
- Bulan : Dzulhijjah
***
WAROBBUKA YAKHLUQU MAA YASYA-U WAYAKHTAARU (Al Ayah ) ( Al Qoshos / 68 )
"Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya"
- Alloh-lah yang menjadikan bulan dalam satu tahun dua belas bulan
- Dan Alloh ta’ala memilih bulan Romadhon untuk sesuatu yang Dia kehendaki
- Untuk disandarkan kepada dirinya sendiri ( ROMADHON SYAHRULLOH) (Romadhon bulannya Alloh)
- Untuk turunnya kitab suci sejumlah 50 kitab suci untuk Nabiyulloh Syis bin Adam ‘Alaihis Salam
- Untuk turunnya kitab suci sejumlah 30 Kitab suci untuk Nabiyulloh Idris ‘Alaihis Salam
- Untuk turunnya Kitab Suci sejumlah 10 Kitab Suci untuk Nabiyulloh Ibrohim ‘Alaihis Salam
- Untuk turunnya Kitab Suci sejumlah 10 Kitab Suci kepada Nabiyulloh Musa ‘Alaihis Salam, sebelum turunya Kitab Taurot.
- Untuk turunnya 1 Kitab Suci Taurot untuk Nabiyulloh Musa ‘Alaihis Salam.
- Untuk turunnya 1 Kitab Suci Zabur untuk Nabiyulloh Dawud ‘Alaihis Salam.
- Untuk turunnya 1 Kitab Suci Injil untuk Nabiyulloh Isa ‘Alaihis Salam.
- Untuk turunnya 1 Kitab Suci untuk Nabiyulloh Muhammad Alaihis Sholatu Was Salam pada malam tanggal 17
- Untuk turunnya Kitab Suci Alquran dari Lauhil Mafudz turun ke langit dunia di sebuah tempat namanya (baitul Izzah) pada tanggal malam 27
- Untuk adanya LAILATUL MUBAROKAH tanggal 17
- Untuk adanya LAILATUL QODAR tanggal 27
- Untuk pengangkatannya Muhammad bin Abdulloh menjadi Rosul Rohmatan Lil Alamin
- Alloh Ta’ala memilih hari Jum’at di bulan Romadhon melebihi seluruh hari Jum’at di luar bulan Romadhon
- yang Anehnya seluruh Nabi-nabi di wajibkan puasa satu bulan penuh, Mengapa tidak di bulan yang lain ?
***
QOOLA ROSUULULLOHI SHOLLALLOHU ‘ALAIHI
WASALLAMA : MAN QOOMA LAILATAL QODRI IIMAANA WAHTISAABAN GHUFIRO LAHU
MAA TAQODDAMA MIN DZANBIHI (Rowahul Bukhori)
Bersabda Rosulullohi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam ; Barang siapa sholat (sunnah) malam Al Qodar dengan iman dan ikhlas, diampuni untuk dosanya dosa-dosa yang telah lalu.
- Diadalam hadist ini tidak ad aketentuan berapa rokaat, maka kita bisa memilih sendiri berapa rokaat. Dan tidak ada keterangan setelah salam apa yang harus di baca.
- Adapaun para Al Mursyid Thoriqoh – Thoriqoh dahulu sampai sekarang memilih sholat Lailatul Qodar 27 rokaat, tiap-tiap dua rokaat satu salam dan sholat witir 1 rokaat.
- Adapaun setelah selesai semuanya, bacaan yang dipilih adalah sbb :
- Surat Alfatehah 27 X
- Surat Qul A’udzu Birobbinnas 27 X
- Surat Al Qodar 27 X
- SUBHANALLOH 27X
- ALHAMDULILLAH 27X
- ALLOHU AKBAR 27 X
- LAA ILAAHA ILLALLOH 27X
- ASTAGHFIRULLOHAL ‘ADZIIM 27X
- Sholawat Salam kepada Nabi 27X
- Setelah 9 bacaan tersebut, kemudian yang paling banyak membaca surotul ikhlas
- Kemudian sujud kepada Alloh, didalam sujud mohon kepada Alloh Ta’ala persoalan yang bermanfaat
0 comments:
Post a Comment