"SAAT YANG TEPAT UNTUK SALING MEMAAFKAN"
Secara umum saling bermaafan itu dilakukan kapan saja, tidak harus
menunggu momen Ramadhan atau Idul Fithri. Karena memang tidak ada hadits
atau atsar yang menunjukkan ke arah sana.
Al Fakir merasa DAMAI dan SEJAHTERA apabila kita Saling memaafkan dengan TULUS dan IKHLAS karena ALLOH SWT berfirman:
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf,
serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS Al-A'raf: 199)
فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ
Maka maafkanlah dengan cara yang baik. (QS Al-Hijr: 85)
وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا
Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada (QS An-Nuur: 22)
الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ
الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Orang-orang yang menafkahkan, baik di waktu lapang maupun sempit, dan
orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan orang. Allah menyukai
orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS Ali Imran: 134)
وَلَمَن صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ
Tetapi orang yang bersabar dan mema'afkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. (QS Asy-Syura: 43)
Sekedar Renungan :
SHAUM itu berasal dari bahasa Arab yang berarti "MENAHAN DIRI".
PUASA berasal dari bahasa sansekerta yang berarti "MENYIKSA DIRIi".
POSO pemahaman 'wong Jowo' sing Njawi "TOPO ROSO"
Perbedaan yang sangat jauh maksud dari kata kata tersebut.
Merupakan kesalahan yang sangat besar, jika kata "PUASA" di sebutkan dan ditetapkan dalam niat kita.
About Kang Komar
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
0 comments:
Post a Comment